Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2021

Fokus pada Nikmat

Saat sedih, saat ada masalah kita seringkali terlalu fokus pada masalah yang dihadapi. Merasa seolah masalah kita adalah yang paling berat. Hidup kita yang paling rumit. Apalagi ditambah melihat kebahagiaan orang lain, maka semakin menderita pulalah kita. Padahal apa yang kita lihat tak selalu sama dengan yang terjadi. Kita hanya melihat dari luar, tanpa pernah tau lika-liku dan rumit apa yang dilalui orang itu. Kita hanya melihat dari yang nampak tanpa pernah mengerti berapa banyak sedih yang mereka sembunyikan untuk bisa tersenyum. Disaat itu yang kita ingat hanya cobaan dari Allah. Seolah Allah tidak adil, seolah berat sekali yang kita rasakan. Padahal kita hanya lupa, kita hanya tak peduli pada betapa banyak nikmat yang sudah Allah berikan. Nikmat itu ada sejak kita masih dikandungan sampai saat ini, nikmat itu berbagai macam bentuknya. Keluarga, waktu luang, kesehatan, fisik sempurna, kesempatan, rezeki, ilmu, sahabat, dan masih banyak lagi yang jika dihitung tak terhingga...

Ketika Semangat Sedang Turun

Tak bisa dipungkiri, seperti air laut semangat kita juga pun bisa pasang dan surut. Tapi itu adalah hal yang wajar yang terpenting adalah saat semangat kita naik, lakukan apa yang ingin kita lakukan dan maksimalkan sebaik mungkin. Asalkan tetap dalam kebaikan. Lalu bagaimana saat semangat sedang turun? Kita tak perlu menyalahkan diri terlalu dalam. Kita hanya manusia biasa yang punya batas lelah untuk menjalani perjalanan hidup yang tak selalu mudah. Apalagi di masa-masa sulit, tetap bersyukur dan berterimakasih telah bertahan. Juga pada tuhan yang masih membei kesempatan melangkah dan lebih banyak melakukan hal baik. Saat semangat kita turun itu salah satu tanda tubuh kita butuh istirahat, butuh didengar, butuh menikmati waktu sendiri dan waktu untuk refresh entah sekedar menghibur diri ke luar atau melakukan hobi. Kita cukup menjaga hati, akal dan fisik kita agar tak melakukan hal yang tak bermanfaat sebagai penghibur. Selain itu yang perlu kita lakukan adalah - mengingat ora...

Fokus pada Tujuan

 Setelah kita mulai menyusun satu persatu mimpi. Maka tugas selanjutnya adalah usaha ntuk meraihnya. Merangkai mimpi bukanlah hal yang sulit, mamun tetap berada di jalur mimpi itulah yang sulit. Alasan dan komitmen menjadi bagian terpenting dalam hal tersebut. Karenanya sebelum mulai berjalan menuju mimpi kita harus punya tujuan yang kuat. Tanpa itu kita pasti mudah goyah. Sedikit saja kesulitan muncul, kita akan menyerah. Maka menentukan satu tujuan besar adalah kuncinya. Jika sudah menentukan, apapun hal didepan yang akan ditemui entah itu kesulitan yang ada, atau batu sebesar apan itun yang menghalangi. Tidak akan menurunkan semangat sedikitpun. Saat berada di fase terpuruk, cara paling ampun memulihkannya adalah ingat kembali tujuan yang kita inginkan dan bayangkan kebahagiaan luar biasa yang akan kita dapatkan jika meraihnya, maka ini akan kembali membangkitkan diri yang sebelumnya futur. Selanjutnya adalah fokus pada apa yang sudah kita tentukan dan kita inginkan. Mis...

Menetukan Tujuan

Bagian terpenting dalam hidup adalah mempunyai mimpi. Dengan itu kita akan tau apa yang akan kita lakukan, apa yang kita yakini dan apa yang kita perjuangkan. Menulis mimpi mungkin bukan hal yang sulit, tapi menetapkan tujuan yang sebenarnya adalah hal yang tidak mudah. Tujuan adalah alasan terkuat dalam dalam proses meraih mimpi. Hanya satu cara terbaik menetapkan tujuan. Yakni Allah. Membersihkan hati dan niat untuk setiap apa yang kita akan perjuangkan adalah semata-mata karenaNya. Ada sebuah kalimat singkat yang mengatakan "Buat apa berlelah-lelah kalau bukan Allah yang jadi tujuan.  Kalimat singkat yang begitu menyentil kita bukan? Buat apa kerja keras kita, usaha kita, harta kita, rumah mewah atau yang lainnya. Semua akan kita tinggalkan, akan sia-sia jika kita telah tiada tanpa didasari niat  melakukan segalanya karena Allah. Sehingga apapun profesi kita pastikan memiliki mimpi didalamnya. Pastikan Allah lah yang sudah jadi tujuan. Pastikan lelah kita karna All...

Merencanakan Mimpi

Perlahan setelah berhasil berdamai dengan diri sendiri, kita akan mulai lebih mencintai diri kita. Tak hanya itu, pun akan terbentuk mimpi-mimpi baru dengan semangat yang lebih kuat untuk mewujudkannya.  Kita akan mulai menjalani hari-hari dengan tenang dan bahagia. Dengan senyum dan syukur di setiap langkah. Karena telah menyadari jika setiap orang mempunyai prosesnya masing-masing. Dengan semua yang lebih baik kita akan mulai menyusun kembali beberapa mimpi, menatanya serapi mungkin. Dan yang paling penting memperbaiki niat untuk mewujudkannya. Kita harus memetakan, menentukan tujuan dari kehidupan kita yang bercabang dalam mimpi-mimpi. Untuk menjadikan kita lebih konsisten dan kuat menjalani prosesnya.  Mulailah dengan menulis mimpi-mimpi itu, dari yang kecil hingga mimpi besarmu. Menulis adalah bagian dari doa kita. Tulisan sangat mempengaruhi fikiran kita untuk yakin dan berfikir postif sesuai yang kita tulis. Bukankah yang akan terjadi adalah sesuatu yang kita ya...

Bagaimana Cara Menerima Diri Sendiri?

  Tak bisa dipungkiri sebagai manusia kita seringkali membandingkan diri kita dengan orang lain, sering sekali merasa minder dan tak bisa apa-apa. Penerimaan terhadap diri, syukur atas segalanya adalah kunci untuk mengatasi itu semua. Karenanya kita harus paham bagaimana cara menerima diri kita, bagaimana cara kita lebih mencintai diri kita sendiri. Sebelum kita menuntut untuk dicintai, kita sendirilah yang harus lebih dahulu mencintai diri kita sendiri. Kita tidak akan bisa mendapatkan cinta yang sebenarnya jika kita tak bisa mencintai diri kita sendiri terlebih dahulu. Hal pertama dalam proses penerimaan diri adalah ingat bahwa kita adalah sebaik-baik penciptaan di muka bumi ini, ingat bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Kemudian satu kata ajaib yakni bersyukur menjadi salah satu jembatan penerimaan diri. Bersyukur karna pasti diluar sana banyak yang tak seberuntung kita, banyak sekali mereka dengan anggota tubuh yang tidak lengkap jug...

Penerimaan Diri

Bagian terpenting dari kehidupan adalah ketika kita selesai dengan diri kita. Maksudnya kita telah berada di fase menerima diri kita. Meski kata itu terlihat sepele namun kenyataanya itu adalah salah satu masalah besar yang kerap kita hadapi. Kadang hal itu pula yang membuat kita kurang bersyukur dan tidak bahagia. Karna terlalu sering membandingkan diri kita dengan orang lain, karena terlalu ingin menjadi seperti orang lain.   Tanpa kita sadari kita memiliki kelebihan yang berbeda. Seperti bunga yang memiliki kecantikannya masing-masing, Maka kita pun sama. Semua yang sudah ada pada diri kita adalah tepat dengan porsi yang sempurna. Kita terlalu fokus pada apa yang tidak kita miliki tanpa menyadari bahwa kenikmatan yang sudah kita dapatkan jauh lebih banyak. Kita terlalu fokus pada kelebihan orang lain, padahal kelebihan Yang kita miliki tak kalah dengan mereka. Kita terlalu fokus pada apa yang kita lihat baik pada orang lain, padahal kita hanya tidak tau bagaimana dia beru...

Apa yang Bisa Kita Kontribusikan?

Jawabnya hanya singkat, yaitu apa yang bisa kita lakukan. Apapun dan siapapun kita bisa berkontribusi besar. Dengan apapun kemampuan dan bidang yang kita jalani. Semua memiliki perannya masing-masing. Bukankah dalam hidup semua berpasangan? Ada hitam ada putih, ada baik dan ada buruk. Apapun yang kita bisa adalah saling melengkapi apa yang orang lain bisa. Menjadi yang terbaik di mata Allah tak harus menjadi ustadz atau ulama'. Meraih surga tak harus dengan berceramah setiap hari. Memang hal diatas sangat dianjurkan, tapi itu bukanlah salah satu jalannya. Kita bisa mendapatkan semuanya sesuai kemampuan dalam diri kita, asal kita bisa melakukannya dengan niat dan hati yang tulus. Bukankah kedudukan setiap insan sama dan yang bisa membedakannya hanya ketaqwaanya? Yakni dari bagaimana kita melaksanakan seluruh perintah Allah dan menjauhi larangannya. Maka siapapun kita, apapun yang bisa kita lakukan dengan tulus itulah kontribusi terbaik kita. Tak harus menunggu hal yang bes...

Mengapa Kita Harus Berkontribusi?

Karena setelah kita mengetahui apa potensi yang ada dalam diri kita, apa saja yang sudah Allah berikan, sangat tidak pantas jika kita tidak menerapkannya dalam setiap sisi kehidupan kita sebagai bentuk syukur padaNya. Karena hidup adalah sebuah perjalanan singkat yang akan bermuara pada kehidupan sebenarnya yang lebih panjang. Maka bekal yang lebih banyak pun harus kita siapkan. Tak hanya soal ibadah mahdah yang berhubungan langsung dengan tuhan. Tapi ibadah ghairu mahdah yang hubungannya dengan manusia pun menjadi salah satu hal penting yang harus kita lakukan. Karenanya kontribusi merupakan salah satu ibadah dengan pahala besar yang bisa kita tuai di hari kemudian. Karena kita dikatakan hidup jika mampu bergerak, jika mampu bermanfaat dan berdampak. Sehingga jangan hanya biarkan hidup kita hanya sebatas fisik tapi jiwa kita mati. Buktikan kehadiran nyata kita dengan perubahan besar dari kontribusi yang kita berikan. Karena hidup bukanlah tentang seberapa yang kita miliki tapi s...

Menemukan Diri untuk Berkontribusi

Memahami diri adalah hal pertama untuk kita bisa melahirkan karya dan kontribusi besar. Ibarat sebuah rumah mengenali diri sendiri adalah pintu. Kita tidak akan bisa masuk tanpa membuka pintu tersebut. Namun membukanya bukan hal yang mudah dan waktu yang singkat. Perjalanan dan proses kehidupan yang membantu kita membukanya. Proses yang sulit yang mengarahkan kita akan menemui diri kita yang sebenarnya. Karena baru setelah kita mengenal dan memahami diri kitalah, kita bisa menentukan langkah apa yang akan bisa mita ambil, kontribusi apa yang bisa kita berikan dan terpenting tujuan hidup apa yang akan kita perjuangkan. Tanpa ketiga hal itu hidup kita akan terasa hampa. Kehadiran kita akan terasa tidak berarti. Maka pentinglah kita bisa memahami potensi apa yang telah tuhan titipkan pada kita dan bagaimana cara kita mengetahuinya? 1. Tau apa yang kita suka      Setiap kita pasti punya kesukaan dalam suatu hal. Menemukan apa yang kita suka, apa yang sering kita...

Bagaimana syukur yang sebenarnya?

Syukur seperti kita tau telah menjadi kunci dari bahagia yang sebenarnya. Menjadi pegangan kuat kita untuk selalu merasa cukup dan bahagia dengan semua yang kita miliki. Namun apakah benar kita paham arti syukur yang sebenarnya? Arti satu kata ajaib dengan sejuta manfaat ini? Syukur memang mudah diucapkan tapi perlu usaha yang tidak mudah untuk diterapkan. Jika sekedar mengatakan Alhamdulillah saja. Maka seorang maling yang hampir ketahuan tapi terselamatkan pun akan mengucapkannya. Jika sekedar senyum ketika mendapat rezeki, pencuri pun melakukannya saat berhasil mendapatkan hal yang diincarnya. Bukan berarti mengucap hamdalah dan senyum itu berarti belum bersyukur ya.. tapi itu adalah syukur yang paling rendah. Dengan begitu banyak nikmat Allah pantaskan kita hanya bersyukur dengan cara yang paling sederhana itu? Yang bahkan dilakukan oleh seorang penjahat. Syukur yang harus kita terapkan adalah syukur yang sebenar-benarnya. Apa itu? Yakni syukur yang ketiga syukur dengan tin...

Bahagia dengan Hati

Bahagia adalah hal yang sangat penting, bisa dikatakan itu seperti makanan yang harus selalu kita konsumsi agar dapat menjalani hidup lebih bersemangat.  Tapi kadang kita salah meletakkan bahagia, menaruhnya pada ekspektasi tentang pencapaian kesuksesan, materi, dan masih banyak lagi. Padahal satu hal yang harus kita tau bahagia tidak pernah rumit, bahagia milik semua. Entah yang kaya atau miskin, yang sehat atau sakit, yang masih sendiri atau sudah berkeluarga yang bergelar maupun tidak. Semua memiliki bahagia. Karena bahagia berada dalam hati. Hati yang selalu bersyukur. Ketika kita dengan segudang keinginan terlebih dimasa pandemi ini, tentu banyak sekali yang tertunda. Itu adalah cara Allah menjelaskan pada kita untuk lebih bersyukur dengan yang sudah kita miliki. Dengan hal-hal sederhana yang sering terlupa padahal itu adalah nikmat yang luar biasa. Waktu bersama keluarga, seluruh anggota tubuh yang masih berfungsi dengan sempurna, kesempatan kembali melihat dunia dan meni...