Fokus pada Nikmat
Saat sedih, saat ada masalah kita seringkali terlalu fokus pada masalah yang dihadapi. Merasa seolah masalah kita adalah yang paling berat. Hidup kita yang paling rumit. Apalagi ditambah melihat kebahagiaan orang lain, maka semakin menderita pulalah kita. Padahal apa yang kita lihat tak selalu sama dengan yang terjadi. Kita hanya melihat dari luar, tanpa pernah tau lika-liku dan rumit apa yang dilalui orang itu. Kita hanya melihat dari yang nampak tanpa pernah mengerti berapa banyak sedih yang mereka sembunyikan untuk bisa tersenyum. Disaat itu yang kita ingat hanya cobaan dari Allah. Seolah Allah tidak adil, seolah berat sekali yang kita rasakan. Padahal kita hanya lupa, kita hanya tak peduli pada betapa banyak nikmat yang sudah Allah berikan. Nikmat itu ada sejak kita masih dikandungan sampai saat ini, nikmat itu berbagai macam bentuknya. Keluarga, waktu luang, kesehatan, fisik sempurna, kesempatan, rezeki, ilmu, sahabat, dan masih banyak lagi yang jika dihitung tak terhingga...