Bagaimana Cara Menerima Diri Sendiri?

 

Tak bisa dipungkiri sebagai manusia kita seringkali membandingkan diri kita dengan orang lain, sering sekali merasa minder dan tak bisa apa-apa.

Penerimaan terhadap diri, syukur atas segalanya adalah kunci untuk mengatasi itu semua. Karenanya kita harus paham bagaimana cara menerima diri kita, bagaimana cara kita lebih mencintai diri kita sendiri.

Sebelum kita menuntut untuk dicintai, kita sendirilah yang harus lebih dahulu mencintai diri kita sendiri. Kita tidak akan bisa mendapatkan cinta yang sebenarnya jika kita tak bisa mencintai diri kita sendiri terlebih dahulu.

Hal pertama dalam proses penerimaan diri adalah ingat bahwa kita adalah sebaik-baik penciptaan di muka bumi ini, ingat bahwa setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing.

Kemudian satu kata ajaib yakni bersyukur menjadi salah satu jembatan penerimaan diri. Bersyukur karna pasti diluar sana banyak yang tak seberuntung kita, banyak sekali mereka dengan anggota tubuh yang tidak lengkap juga.

Tuhan sudah banyak memberi contoh dikehidupan nyata lewat seorang yang tuna tetra, tuna rungu, atau tuna wicara yang memiliki kelebihan luar biasa di bidang lain misal menyanyi, menari, melukis atau yang lainnya. Itu harusnya mampu kita pahami dan renungkan untuk lebih bersyukur atas diri kita.

Meyakini segala yang terjadi adalah takdir terbaik dariNya. Dan dan ingat prinsip bahwa setiap orang dihadapan Allah adalah sama. Bukan tergantung kesuksesan ataupun materi, tapi dari ketaqwaanNya.

Kitapun harus ingat bahwa hanya Allahlah yang mampu menciptakan kita. Tidak menerima diri berarti kita tidak menerima apa yang Allah sudah berikan pada kita. Itu menunjukkan kita sombong, kita lupa asal kita dan kita memusuhi Allah karena merasa diri kita tak sesuai yang kita mau padahal Allah yang sudah memenuhi semua kebutuhan kita.

Analoginya sederhana; sangat tidak pantaskan jika kita mencela dan merasa tidak puas pada teman yang setiap hari telah membantu kita 24 jam dan telah memberikan yang terbaik untuk kita. Itulah alasan besar kita harus menerima diri kita.

 kemudian yang terakhir kita menemukan dimana kelebihan kita. Bisa dimulai dari hal yang kita suka lakukan dan rasa kalau kita sangat menguasainya. Maka tugas kita adalah mengasah, mengembangkannya menjadi karya yang luar biasa, dengan tanpa peduli pada komntar orang ataupun kesulitan yang datang.  Sehingga kita akan yakin kalau kita bisa dan punya kemampuan dan kontribusi besar untuk bangsa.

Tanamkan dalam fikiran kita jika kita berarti, jika kita luar biasa versi diri kita. Tunjukkan kita mencintai diri kita, kita bahagia dengan diri kita.

Komentar