Ketika Semangat Sedang Turun
Tak bisa dipungkiri, seperti air laut semangat kita juga pun bisa pasang dan surut. Tapi itu adalah hal yang wajar yang terpenting adalah saat semangat kita naik, lakukan apa yang ingin kita lakukan dan maksimalkan sebaik mungkin. Asalkan tetap dalam kebaikan.
Lalu bagaimana saat semangat sedang turun?
Kita tak perlu menyalahkan diri terlalu dalam. Kita hanya manusia biasa yang punya batas lelah untuk menjalani perjalanan hidup yang tak selalu mudah. Apalagi di masa-masa sulit, tetap bersyukur dan berterimakasih telah bertahan. Juga pada tuhan yang masih membei kesempatan melangkah dan lebih banyak melakukan hal baik.
Saat semangat kita turun itu salah satu tanda tubuh kita butuh istirahat, butuh didengar, butuh menikmati waktu sendiri dan waktu untuk refresh entah sekedar menghibur diri ke luar atau melakukan hobi. Kita cukup menjaga hati, akal dan fisik kita agar tak melakukan hal yang tak bermanfaat sebagai penghibur.
Selain itu yang perlu kita lakukan adalah
- mengingat orang-orang tersayang
Bagaimanapun mereka adalah satu penguat dalam proses kita, maka saat lelah coba bayangkan wajah-wajah orang yang kita sayangi, Yang tidak pernah lelah memperjuangkan kita, Dan ingat senyum-senyum yang akan ada saat kita berhasil.
- Ingat tujuan
Mengingat tujuan menjadi hal penting dalam detik perjalanan kita. Yang sering kalli menemui permasalahan entah berupa batu, kerikil, atau bahkan tembok besar yang menghadang. Mengingat tujuan akan kembali menaikkan semangat kita.
- Meminta semangat/motivasi dari orang yang kita percaya
Setiap kita pasti punya guru favorit, guru yang paling paham tentang diri manusia. Mintalah nasehat dan semangat pada mereka.
-Mencari sudut pandang baru
Cobalah diskusi tentang suatu hal atau mungkin yang kita rasakan saat itu. Mengobrol dengan orang lain akan membuka pikiran kita untuk menemukan sudut pandang baru yang nantinya sangat membantu kita pada kondisi-kondisi saat diri kita melemah.
Komentar
Posting Komentar